PARA CIVITAS ACADEMIKA FMIPA UNNES HARUS LITERAT DIGITAL DAN HUMANIS

Pada mentari yang cerah di pagi hari dengan semangat inovatif dan melayani penuh dedikasi, humanis, ikhlas, dan cerdas itulah sepenggal kata inspiratif dan bermakna yang telah disampaikan Bapak Rektor UNNES Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum pada saat memimpin apel pagi pada tanggal 16 Juli 2018 di FMIPA UNNES. Pada kesempatan tersebut, Bapak Rektor juga mnyampaikan amanat pada civitas academika FMIPA UNNES harus menguatkan pikirannya yang dahsyat untuk kemajuan lembaga UNNES, sebagai upaya membawa UNNES jaya dan berdaya, dan yang tidak kalah penting adalah para civitas akademika FMIPA UNNES harus mampu menggunakan kekuatan pikirannya secara bika. Menurut Bapak Rektor suatu perguruan tinggi makin cemerlang saat keilmuan warganya bercahaya. Cahaya keilmuan akan tampak dari karya-karya yang inovatif yang bermaslahat, dan ini bisa terjadi di FMIPA ini.

Pada amanatnya, Bapak Rektor juga menyinggung masalah literasi Humanis yang sangat diperlukan pada era disrupsi ini, yang terlihat pada saat komunikasi dalam bekerja dan berkolaborasi di UNNES. Artinya harus memiliki saling asih, asah, dan asuh sesama rekan kerja dan tersenyum, santun, dan sopan dalam bertutur kata di tempat kerja. Para civitas academika juga diingatkan kembali bahwa era saat ini adalah dimana semua kebutuhan hidup kita dapat dipenuhi dengan alat – alat dgital yang canggih, bahkan untuk pesan makanan dan pergi ketempat tertentu dapat lewat G0-Food atau Go-Jek yang lebih praktis dan sederhana. Dengan demikian, kita semua dituntut untuk cerdas menghadapi segala persoalan yang ada pada kita. Konsekuensinya di era digital ini, semua masyarakat harus literat digital atau paham akan semua informasi yang datang dari berbagai media massa. Pada era digital ini menuntut Lembaga Pendidikan harus melakukan reorientasi, sehingga pendidikan selalu berkontribusi dalam mencerdaskan masyarakat dan mengembangkan bidang keilmuan. Pada akhir amanatnya Bapak Rektor memohon agar FMIPA selalu bersatu, guyub, dan damai. Sehingga tercipta suasana yang kondusif untuk bekerja dan berkarya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


one + 14 =