RUMPUN PROGRAM PEMBINAAN KEMAHASISWAAN MENUJU REPUTASI PRESTASI DAN KARAKTER INOVATIF

Segenap Civitas  Academica Universitas Negeri Semarang (UNNES)  baru saja melaksanakan kegiatan Dies Natalis ke-52 UNNES.  Perjalanan UNNES tersebut dihitung berdirinya perguruan tinggi  pada tanggal 30 Maret 1965, yang kebetulan berbarengan Dies Natalis ke-52 FMIPA UNNES. Ditinjau historisnya, UNNES sebagai  salah satu Universitas yang berakar dari Lembaga Pendidikan Tenaga Kependikan (LPTK). Dengan demikian, karakter alumni UNNES tentu memiliki corak yang sangat kuat  pada bidang keguruan dan kependidikan.  Perkembangannya saat ini, UNNES  dituntut juga untuk mengembangkan prodi non-kependidikan atau non-keguruan yang berkualitas dan bereputasi. Adapun Visi UNNES adalah menjadi Universitas berwawasan konservasi dan bereputasi Internasional.  Misi UNNES sebagai Universitas yang berupaya melestarikan dan mengembangkan sistem nilai, pengetahuan, dan keyakinan dalam pendidikan menuju pencapaian kebudayaan unggul berwawasan konservasi, menyelenggarakan dan mengembangkan pranata pendidikan yang menjunjung tinggi peradapan dunia dengan tata kelola yang efektif, kreatif, dan produktif pada bidang kependidikan dan non kependidikan, berwawasan konservasi, dan mengembangkan, menciptakan, menyebarluaskan produk ilmu pengetahuan, seni, teknologi, dan olah raga berwawasan konservasi. Pada penyelenggaraan tata kelola organisasi, maka spirit dari pimpinan UNNES adalah Arum Luhuring Pawiyatan ing Astanira, yang berarti membangun Rumah Ilmu Pengembang Peradapan Unggul.

Pada kegiatan upacara Dies Natalis ke-52 UNNES tanggal 30 Maret 2017, maka untuk tahun 2016 berbagai prestasi telah dicapai UNNES. Berdasarkan data laporan tahunan Rektor UNNES tahun 2017 disebutkan untuk tahun 2016 berbagai reputasi prestasi keunggulan yang dicapai UNNES diantaranya adalah  (1) Empat jurnal ilmiah terakreditasi A, satu diantaranya adalah Jurnal Pendidikan IPA Indonesa, (2) UNNES sebagai kampus terhijau keempat berdasarkan penilaian UI Greenmetric, hal ini memperkuat citra UNNES seabagai kampus berawawasan konservasi, (3) sebanyak 117 proposal PKM Mahasiswa UNNES didanai Dikti, sedangkan MIPA berkontribusi sebanyak 29 proposal PKM dari jumlah 117 proposal PKM tersebut, (4) Sebanyak 15 mahasiswa FMIPA kuliah si in di Hiroshima University, hal ini penanda reputasi UNNES ditingkat Internasional,  (5) FMIPA Kembali gelar Lomba Inovasi Praktikum dan Alat Peraga Nasional (Lnpranas), kegiatan Linpranas ini penanda reputasi prestasi FMIPA dan telah memperoleh penghargaan MURI di tahun 2015, (6)  Mahasiswa baru UNNES 100 %  bebas Narkoba, (7) mahasiswa UNNES tanam 750 pohon di Magelang sebagai pewujudan nilai karakter konservasi mahasiswa, dan (8) prestasi yang membanggakan lagi sebagai kado akhir tahun 2016 adalah UNNES memperoleh akreditasi Institusi A, dan akreditasi ini mengukuhkan UNNES menjadi Universitas Unggul.

Keseluruhan contoh reputasi prestasi yang telah diraih UNNES pada tahun 2016 dan telah disajikan di atas menunjukkan bahwa reputasi prestasi UNNES tahun 2016 sangat membanggakan. Adapun reputasi prestasi FMPA tahun 2016,  diantaranya adalah penghargaan dari UNNES sebagai juara umum Fakultas berkinerja terbaik,  kinerja terbaik dalam bidang akademik, bidang umum dan administrasi, kinerja terbaik kedua  bidang kerjasama. Pada tahun 2016 FMIPA dinobatkan sebagai kampus terhijau, Bersih, dan Sehat (H-BAT). Reputasi prestasi untuk bidang kemahasiswaan diantaranya adalah prestasi juara nasional sebanyak 16 kejuaraan dalam bidang akademik dan non akademik, tiga kejuaraan tingkat Internasional dalam bidang seni pencak selat dan  kompetisi karya ilmiah,  perolehan medali emas dalam kejuaraan Olimpiade Nasional (ON) MIPA atas nama Yusmatoro, dan Mawapres dengan prestasi terbaik dalam kategori Inovatif teebaik atas nama Emas Agus Prasetyo Wibowo, medali perak pada kompetisi lomba analisis geometri yang dilaksnakan di ITB oleh saudara Yoga, berhasil mengirimkan dua tim PKM berkompetisi di Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasioal (PIMNAS) di IPB Bogor, serta sekitar 20 prestasi tingkat regional Jawa Tengah.

Selaras dengan fungsi kelembagaan, UNNES melalui bidang kemahasiswaan selain untuk rumpun program pembinaan prestasi tetapi juga pengembangan nilai karakter inovatif sebagai salah satu nilai konservasi yang dikembangkan di UNNES. Karakter  inovatif bagi mahasiswa di Fakultas MIPA; dikembangkan melalui Lembaga Kemahasiswan (LK) seperti Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), Himpunan Mahasiswa (Hima) di lingkungan Jurusan FMIPA, Gugus Latih (Guslat) Racana Wijaya FMIPA; serta berbagai Badan Semi Otonom (BSO), seperti SSC, FMI, Bina Vokalia, Joddy, dan BSO dibawah HIMA Jurusan. Rumpum program pembinaan karakter inovatif  dalam bidang kemahasiswaan di UNNES yang selama ini dijalankan  telah diapresiasi oleh Kemenristikdikiti. Rumpun program pembinaan kemahasiswaan Inovatif, diantaranya tes narkoba bagi semua mahasiswa baru, pendidikan bela negara bagi beberapa mahasiswa UNNES, pembinaan mahasiswa di asrama bernuansa pesantren, Program Pengenalan Akademik dan Kemahasiswaan (PPAK), dan Orientasi Kepramukaan Perguruan Tinggi (OKPT. Rumpun program pembinaan mahasiswa untuk mereputasikan prestasi mahasiswa diantaranya melalui kegiatan pengiriman delegasi mahasiswa pada kompetisi Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) tingkat nasional dan internasional, pengiriman delegasi dalam kompetisi bidang seni budaya dan olah raga, inagurasi Mahasiswa Baru, kuliah umum, seminar dan dialog kebangsaan. Sedangkan rumpun program pembinaan dan pengembangkan karakter inovatif yang dijalankan hakekatnya untuk mewujudkan UNNES sebagai kampus bebas narkoba, anti plagiasi, anti radikalisme dan anti korupsi seperti yang disampaikan Dr. Bambang Budi Raharjo, M.Si (Wakil Rektor Kemahasiswaan UNNES).

Pada tahun 2017 saat ini telah dicanangkan Rektor UNNES Prof. Dr. Fathur Rokhman, M. Hum sebagai tahun reputasi UNNES. Bidang kemahasiswaan FMIPA dituntut untuk mewujudkan tahun reputasi UNNES melalui pembinaan mahasiswa dan organisasi kemahasiswaan UNNES sebagai upaya mewujudkan reputasi prestasi dan karakter unggul mahasiswa di MIPA UNNES. Reputasi prestasi diukur  dari capaian  prestasi pada tingkat nasional dan Internasional baik dalam bidang akademik maupun non akademik (seni budaya dan olah raga). Rumpun program kegiatan bidang kemahasiswaan untuk reputasi prestasi mahasiswa di MIPA dilakukan melalui kegiatan bidang penalaran, keilmuwan, dan rekayasa inovatif dan kreatif. Rumpun program pembinaan Kemahasiswaan FMIPA menuju reputasi prestasi, fokus program kegiatannya diantaranya adalah  (a) Peningkatan dana delegasi dan jumlah persentase delegasi mahasiswa di forum nasional atau internasional dalam kompetisi lomba karya ilmiah, penulisan essay  gagasan inovatif, kompetisi Olimpiade Nasional (ON) bidang MIPA, delegasi dalam PIMNAS, delegasi dalam kompetisi bidang seni, budaya, dan olah raga, dan lain-lain, (b) peningkatan anggaran pembinaan Mahasiswa Berprestasi (Mawapres) untuk program kegiatan kurikuler, ko-kurikuler, dan kegiatan ekstrakurikuler, sehingga  menghasilkan mahasiswa MIPA berprestasi di tingkat Universitas maupun nasional seperti yang telah dicapai saudara Emas, (c) memfasilitasi kegiatan mahasiswa dalam penulisan manuskrip artikel ilmiah untuk penyiapan kompetisi LKTI dan publikasi ilmiah pada jurnal nasional maupun internasional bereputasi, (d) Peningkatan anggaran dalam pembinaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang terjadwal, terukur, dan berorientasi  juara dalam PIMNAS, (e)  peningkatan dalam kemampuan bahasa Inggris mahasiswa yang akan berkompetisi ditingkat Internasional, PPL antar bangsa, Mawapres melalui program MIPA English Society (MES) yang dikelola Badan Semi Otonom, dan (f) memfasilitasi mahasiswa dalam pengurusan ISBN untuk penerbitan buku/karya ilmiah, dan pengurusan HAKI (Hak Atas Karya Intelektual) dalam upaya reputasi hak cipta mahasiswa, (g) memfasilitasi pelatihan dan pendampingan mahasiswa dalam penguatan keilmuan, akselerasi iklim dan budaya akademik menuju reputasi nasional dan internasional.

Fakultas MIPA sebagai penyelenggara pendidikan tinggi, keberhasilan Mahasiswa FMIPA diukur reputasi prestasi terkait kemampuan dalam menghasilkan lulusan untuk mendapat pengakuan dan kepercayaan luas dari masyarakat atas karya, prestasi unggul dalam akademik ke-MIPA-an sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Selain presatsi unggul, Mahasiswa FMIPA juga dituntut untuk menjadi panutan yang baik dalam masyarakat dan memiliki karakter nilai dan karakter Unggul berlandaskan nilai-nilai konservasi. Perilaku dan pola pikir tersebut perlu untuk dibina, dikembangkan, serta dilejitkan agar mahasiswa mempunyai reputasi nilai dan karakter unggul berlandaskan nilai-nilai konservasi.  Rumpun program pembinaan kemahasiswaan untuk penguatan nilai dan karakter unggul berlandaskan nilai-nilai konservasi mengacu hasil rapat kerja bidang kemahasiswaan tahun 2017 diantaranya adalah  program  (a) tes narkoba bagi mahasiswa baru dan program pengembangan nilai-nilai yang berbasis konservasi dan budaya akademik, misalnya setiap mahasiswa baru wajib mengikuti Program Pengenalan Akademik dan Kemahasiswaan (PPAK), mengikuti mata kuliah Konservasi, (b) pengintegrasian nilai religius dalam aspek kehidupan kampus, misalnya di MIPA terdapat himbauan untuk setiap awal dan akhir kegiatan perkuliahan berdoa, ajakan untuk sholat berjamaah di Mushola Baitul Alim (MBA) MIPA, kultum setiap habis sholat dzuhur, kajian keagamaan oleh FMI dan BSO Keislaman, serta memberikan kesempatan agama lain untuk melaksanakan ibadah sesuai agama yang dianutnya, serta mengembangkan sikap toleransi; (c) program bela negara untuk mengembangkan nilai cinta tanah air dan NKRI, kebenran Pancasila sebagai ideologi negara; (d) pembentukan karakter mulia pada mahasiswa berlandaskan nilai-nilai konservasi diantaranya karakter menanam, merawat, dan memanfaatkannya flora, fauna secara bijak, karakter  inovatif, humanis, kretaif, peduli, jujur, demoratis, program mahasiswa kader konservasi, dan lain-lain, (e) memfasilitasi anggaran untuk kegiatan dan program mahasiswa terkait  bakat , minat, serta pengembangan diri kewirausahaan, delegasi ketua BEM, HIMA, atau LK lain untuk studi banding ke Universitas lain, pelatihan leadership dan tata kelola  organisasi kemahasiswaan, dan peningkatan sarana prasarana di Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) di FMIPA, (f) membangun keteladan pada dosen untuk menjadi sumber inspirasi mahasiswa,  misalnya kegiatan orasi ilmiah profesor dan paparan gagasan inovatif doktor MIPA yang memperoleh penghargaan Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (LEPRID).

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


20 − 3 =